Kontak Utama

  • Jalan Imam Bonjol No.430, Pontianak
  • +62 561 769999

Kontak Wilayah I

  • Jalan 28 Oktober, Pontianak
  • +62 561 881038

Kontak wilayah II

  • Jalan Kom Yos Sudarso, Pontianak
  • +62 561 774044

Jam Pelayanan

  • Senin-Kamis : 07.30 - 14.00
  • Jumat : 07.30 - 10.00 , 13.00 - 14.00
  • Sabtu - Minggu : Tutup

PELUNCURAN PETA JALAN TINGKATKAN KAPASITAS SDM PERUMDA AIR MINUM TIRTA KHATULISTIWA

Jakarta - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Pemerintah Indonesia menetapkan target untuk mencapai 100% akses air minum layak, termasuk 15% air minum aman, dan 90% akses sanitasi layak, termasuk 15% sanitasi aman pada tahun 2024. Kebijakan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 6 yang berbunyi, “Akses Air Minum dan Sanitasi Aman untuk Semua pada Tahun 2030”.

Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk pencapaian target air minum di atas adalah ketersediaan SDM dalam sektor air minum yang kompeten, yang bisa diwujudkan lewat kolaborasi multipihak. Untuk itu, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas),  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan USAID Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan untuk Semua (IUWASH PLUS) melalui Program Kemitraan USAID-SECO menyusun Peta Jalan Pengembangan Kapasitas SDM BUMD Air Minum. Peta jalan ini akan berperan sebagai panduan bagi para pemangku kepentingan dalam mengembangkan kompetensi SDM BUMD Air minum sampai dengan tahun 2030.

Dalam sambutannya Matthew Burton selaku Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia mengatakan secara umum, ada enam langkah yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PUPR, BUMD Air Minum, Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (PERPAMSI), dan para pemangku kepentingan lainnya. Keenam langkah tersebut, yaitu: (1) peningkatan kapasitas lembaga pelatihan, (2) peningkatan jumlah lembaga pelatihan, (3) penguatan sinergi antar lembaga pelatihan, (4) pengembangan Peta Okupasi, (5) penguatan SDM BUMD Air Minum, dan (6) penyusunan regulasi terkait pembiayaan pelatihan. Keenam strategi tersebut akan ditunjang dengan dua strategi pendukung, yakni penguatan manajemen lembaga pelatihan dan pengembangan materi pelatihan.

Implementasi peta jalan ini tentunya memerlukan komitmen semua pihak, baik pemerintah maupun nonpemerintah, agar SDM BUMD Air Minum mampu menunaikan mandat untuk menyediakan akses air minum aman bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Andrea Zbinden, Deputy Head of SECO Indonesia/Swiss Confederation dalam sambutannya mengatakan bahwa butuh dukungan yang kuat dari seluruh seKtor guna terwujudnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Direktur Air Minum, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR DR. Ir. Yudha Mediawan, M.Dev.Plg mengatakan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 akan menjadi Roadmap yang jelas terutama merancang RPP (Rencana Peraturan Pemerintah) dan Permen PU. Dengan adanya SDM yang andal & berkompeten dapat menunjang tata kelola dan pelayanan yang baik untuk perusahaan dan masyarakat.

Dalam kesempatan ini hadir pula Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Ardiansyah, SE dan Direktur ADM & Keuangan Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Sasmita, SE, MM, guna mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Seperti diketahui bahwa Perumda Air Minun Tirta Khatulistiwa sejak tahun 2008 telah menandatangani MoU dengan OASEN Belanda guna membangun dan menyelenggarakan pelatihan di Lingkungan Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa. Pengelolaannya yang sejak dari tahun 2008 diserahkan ke Pusdiklat PERPAMSI Kalbar ini memiliki visi memberikan pelatihan secara praktikal dan tepat guna demi meningkatkan kualitas SDM, dan ini relevan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang diluncurkannya Peta Jalan Peningkatan Kapasitas SDM BUMD Air Minum dapat mewujudkan SDM berkompeten demi tercapainya akses air minum untuk semua.

Air Minum untuk Indonesia yang lebih baik. (NL-Humas)